Pada tanggal 28-31 Maret baru baru ini, saya ada Tugas dari tempat saya kerja untuk melakukan Perjalanan dinas, kebetulan lokasi kali ini a

Toko Oleh oleh Bandeng Juwana

caranya di semarang,tepatnya di Hotel Ciputra, Jalan simpang Lima, tidak seperti acara sebelumnya dimana meetingnya di barengi dengan Game atau acara Team Building,  acara meeting kali ini terasa hambar, karena tidak ada acara lain selain presentasi, jadi ya monoton banget.

Tapi terlepas dari acaranya yang kurang seru, ada hal lain yang saya dapat dalam meeting kali ini yakni bisa mencicipi makanan khas dari sini.Banyak sekali tempat-tempat makan yang ada disini, tapi saya tidak akan membahas semuanya karena berhubung mepet waktunya jadi tidak sempat berkeliling ke seluruh pelosok semarang, tetapi intinya ada beberapa kuliner dan tempat yang saya kunjungi.

1.  Pada Hari pertama acara meeting, panitia mengadakan acara makan siang bertempat di Kampung Laut,  Letaknya di Kompleks Puri Maerokoco – PRPP Semarang. Tempat nya sangat besar dan lumayan mewah, ada kolam pemacaningannya juga, selain itu di tengah kolam ada panggung, gak tahu buat acara apa.Menunya berbagai macam seafood, tapi yang saya rasa gak ada yang khas dari restoran ini, semua menunya terlalu standar, ada Cumi Goreng Tepung, Ikan Bakar,Tumis brokoli, Sup ikan bandeng dll.

2.  Sore harinya rombongan mengunjungi Kelenteng terbesar di semarang yaitu Kelenteng Sam Po Kong, disini tersimpan sejarah panglima cengho, dan katanya di dalam musium tersimpan Jangkar peninggalan Palima Cengho, tapi sayang saya tidak di perbolehkan untuk memotret dan melihatnya, dan yang menarik disini adalah, walaupun kelenteng, tapi didalamnya terdapat mushola, unik kan ?.

3.  Malam harinya Panitia pada acara makan malam, panitia mengajak rombongan ke Restoran The Hill, sesuai dengan namanya Restoran ini terletak di puncak kota semarang yaitu bukit sari, Menu spesialnya yaitu Sosis panggang dan Steak. over all rasanya lumayan lah,cuman pelayanannya agak lambat, mungkin karena kita rombongan banyak jadi rada terkesan lambat.

4.  Keseokan harinya ketika diacara break time meeting saya di suguhi  Lumpia semarang, lumpia ini kalo sekilas sih menurut saya mirip dengan risoles, tapi kalo risoles di goreng dan di lapisi tepung roti, nah lumpia ini tidak memakai tepung roti, ada banyak variasi isiannya antara lain, daging ayam, sapi, rebung, sayuran dll, paling nikmat rasanya di makan pake cabe rawit. seuhahahahahhah maknyosss.

5. Tahu Gimbal, pada hari kedua ketika habis acara meeting kami coba melihat-lihat pelosok kota semarang, dari simpang lima, kami berjalan rombongan menelusuri jalan sampai di  tugu Semarang belok kanan, nah yang saya coba kali ini adalah Tahu gimbal. tempatnya sih dipinggir jalan. Tahu gimbal ini kalo di daerah lain mungkin ketoprak atau apa ya?,yang jelas isinya bakwan udang…, yang aku icip sih kok bakwannya keras ya ?, ada tahu, kecambah dan lontong di siram dengan saus kacang, kalo yang aku coba sih rasanya kurang nendang, gak tahu apa memang rasanya begitu atau yang aku icip aja rasanya kurang mantap di lidah…

6. Bandeng Presto Juwana,Terakhir tak lengkap jika berkunjung ke kota semarang tidak membawa oleh oleh khas semarang,  yaitu Bandeng Presto, yang paling terkenal penjual Bandeng Presto adalah Toko Juwana / Bandeng Juwana,di jalan padanaran, karena memang sudah lama dan sepertinya selalu rame, terbukti ketika saya berbelanja oleh-oleh di situ, pengunjungnya sangat ramai padahal bukan hari libur.selain menjual bandeng, disini juga menjual berbagai Oleh-oleh khas semarang seperti Pia, moci, Wingko dll. Kalo anda membeli bandeng disini untuk oleh2, saya sarankan membeli bandeng vakum, karena tahan lama, saya gak ngerti juga katanya bisa tahan sampai berbulan-bulan.